Postingan

Getaran tanpa Resonansi

Aku lupa, bagaimana bisa aku dan kamu berbicara dari hati ke hati yang telah kamu tutup sebelum aku mengetuk ?   Suatu hari, aku diberi kesempatan mengetuk, perlahan-lahan sampai ku ketuk dengan keras agar getarannya sampai padamu. Tapi, kamu tak pernah mendengar dan beranjak sedikitpun untuk membuka. Terlalu rapat kamu kunci sampai kini aku tak sanggup mengetuk lagi. Aku terlalu egois pada pemahaman bahwa setiap getaran yang dibuat akan selalu beresonansi meski sedikit saja. Selalu saja, aku yang menghasilkan getaran namun tak pernah beresonansi. Aku berhenti. Ku sadari tak selamanya resonansi selalu menguntungkan. Ada resonansi yang bisa membuat suatu kehancuran besar,  seperti ledakan bom yang getarannya menghancurkan gedung-gedung. Sama halnya seperti aku dan kamu. Aku yang terlalu ketakutan adanya resonansi membuat kita hancur. Hingga pada akhirnya. Aku benar-benar berhenti. Terdiam.

Berorganisasi adalah Sebuah Seni, Luruskan Niat, Mulia atau Hina?

"Ketahuilah bahwa kemuliaan seseorang terletak pada shalat malamnya dan kewibawaannya terletak pada sikap merasa cukup dari bantuan orang lain" (HR Bukhari Muslim). Ada satu pengalaman dimana saya merasa sadar bahwa Niat merupakan hal utama yang perlu dipikirkan oleh setiap orang ketika akan melakukan suatu perbuatan atau tindakan.  Dulu, sejak saya menduduki bangku sekolah, saya kurang berminat untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat banyak, contohnya berorganisasi. Namun, setelah saya masuk kuliah, saya berpikir bahwa saya harus mencoba hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya, mencari pengalaman, belajar, mencari banyak teman, dan lain sebagainya. Suatu waktu, saya mengikuti organisasi yang ada di kampus dengan tujuan ingin memperbanyak teman (karena jika dilihat, rata-rata orang yang berorganisasi di kampus memiliki banyak relasi bukan hanya dengan teman satu kelas atau satu angkatan atau satu jurusannya saja, tapi juga ia akan mempunya...

Bagaikan Pungguk Merindukan Bulan

Disaat yang lain mampu langsung berhadapan, aku hanya bisa menundukkan pandangan. Disaat yang lain lama bertatapan, aku hanya bisa menatap punggungmu dari belakang. Aku lebih tidak bisa memberanikan diri untuk langsung berbicara. Aku lebih tidak sanggup memberanikan diri untuk langsung melihat mata. Aku memang memilih, tapi tolong ingat, bertahan pada pilihan bukanlah suatu hal yang mudah.

Senja dan Pagi

Berharap senja selalu lama. Agar aku bisa bermimpi bahagianya meraih asa. Berharap pagi cepat datang. Agar aku bisa menggapai mimpi yang selalu menghilang. Aku bukan radio yang selayaknya hanya kamu dengar. Aku bukan gambar yang hanya sekedar kamu lihat. Aku berbicara padamu, dengar dan lihat. Mawar berduri untuk melindungi diri. Aku bersembunyi untuk melarikan diri. Ku putuskan untuk menuai asa. karena rasa tak pernah berbalas suka. Aku terdiam membungkam duka. Melihat dirimu yang tak pernah lupa, Pada senja yang dahulu selalu ada. Aku ingin menjadi pagimu. Bukan untuk melupakan senjamu, Melainkan untuk menjadi bagian gapaianmu. Sebagai senja yang baru. Kita sama memerlukan waktu, untuk saling membuka hati yang baru. Tolong, jangan menghindariku. Hanya karena dia selalu menjadi senjamu dan aku tak akan pernah bisa menjadi pagimu,

Untukmu penggemar air

Rasanya seperti awan menjadi hujan, tiba-tiba datang tak pernah ku bayangkan. Lama ku terdiam membungkam perasaan yang tak sempat kau tanyakan. Melalui lantunan doa kata ku sampaikan, menghabiskan waktu diriku sibukkan dan menunggu dalam ketidakpastian. Sebuah kata pengharapan, takkan menjadikan sosok dirimu ada di hadapan, sosok dirimu ada dalam setiap pandangan seperti pelangi sehabis hujan. Jangan meminta hati agar mudah melupakan karena sulit untuk mencintaimu dalam diam.

Make Ten (Uniknya Membuat Sepuluh)

Keunikan angka penjumlah 10. Cara ampuh agar anak bisa mengembangkan daya imajinasi dan kreativitasnya. Saya terinspirasi dari Dosen Kapsel Mtk di kampus. Setiap kali kelasnya beliau, mahasiswa selalu diajarkan bagaimana caranya berpikir dan cara mengajar kepada siswa anak sd dan smp.  Awalnya, Saya m erasa kal au matkul itu tuh geje banget dan garing. Bayangkan , gimana tegangnya waktu dikelas. 16 orang mahasiswa, satu dosen pengajar, satu dosen senior, dan ada tiga mahasiswa S2 yang lagi penelitian di kelas gue dan mereka semua pasang kamera terus jalan jalan ke arah kita untuk ngedokumentasiin. Bayangin gimana tegangnya. Kadang saya sering bolak-balik ke kamar mandi saking tegangnya atau hanya sekedar cari cara biar gak kena tanya tiba-tiba. Terkadang saya m erasa shock kalau dosen udah nanya atau nyuruh saya kasih pendapat. Karna rasanya tuh apapun yang saya omongin benar atau salah, tetep aja salah. Walaupun sebenernya engga gitu sih, cuman karena tegang jadi saya n...

Tips dan Strategi Mengerjakan Soal USM STAN

Menghadapi USM STAN tentunya harus sering mengerjakan soal-soal STAN dan tentu membahasnya, karena percuma mengerjakan soal tanpa tahu jawaban yang lo isi benar, salah, atau mungkin benar karena menebak tanpa tahu materinya. ... Gue mau kasih tips sewaktu gue ujian tulis USM STAN tahun lalu. Jangan lupa berdoa sebelum membuka soal. Pertama-tama lo bakal dikasih waktu untuk mengerjakan 120 TPA dengan waktu ditentukan. Lo harus bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin dalam mengisi soal. berikut tipsnya : 1. Punya target jumlah soal yang wajib dijawab benar. 2. Kerjakan yang menurut lo mudah, cepat, dan tepat lo bisa kerjakan. 3. Jangan berkutat pada soal yang udah mentok lo pikirin. 4. Skip soal-soal yang ketika bacanya saja menghabiskan waktu atau dirasa sulit dan tidak dimengerti. 5. Untuk soal hitungan, pastikan bahwa hasilnya benar. Teliti, jangan ceroboh. 6. Periksa kembali jawaban yang udah lo isi, karena bisa jadi lo jawab B tapi di LJK lo lingkari C, itu nyesek ...